ANEH! adalah satu kata untuk mengambarkan MONA. Museum ini memang amat sangat tidak wajar. Ya, bisa dikatakan berbeda dengan galeri-galeri seni pada umumnya.
Kebetulan di awal bulan Juni kemarin saya bersama Mas Barny sedang berada di Tasmania. Dari awal kami memang sudah tertarik sekali ingin mengunjungi MONA. Besyukur sekali saat kami kesini matahari bersinar sangat cerah.

MONA terletak sekitar 12 km ke arah utara pusat Kota Hobart tepatnya di areal perkebunan anggur Moorilla. Untuk sampai di tempat ini anda bisa menggunakan kendaraan pribadi atau naik kapal Ferry yang khusus melayani perjalanan pulang-pergi menuju ke MONA . Harga tiket dan jadwal keberangkatannya bisa di cek disini .



MONA memang unik. Disini jangan harap akan menemukan papan petunjuk yang menerangkan tiap karya seni. Karena saat masuk museum kita akan di bekali sebuah Ipod dan headphone yang menjadi pemandu pribadi. Semua detail keterangan karya seni di susun sedemikian rapinya. Cukup dengan membaca deskripsi, mendengarkan rekaman interview dari sang artist juga bisa sambil mendengarkan musik.

Terlebih lagi ketika kita sedang berjalan si perangkat hitam pintar ini akan secara otomatis mendeteksi lokasi setiap karya seni yang berada di sekitar kita menggunakan teknologi geolocation.Jadi, secara langsung muncul di layar anda. Sangat mudah bukan!
MONA mulai di buka untuk umum pada bulan Januari 2011. Di bangun oleh salah seorang milyuner yang berprofesi sebagai penjudi profesional bernama David Walsh. Karya seni yang di tampilkan merupakan koleksi pribadi dari Mr. Walsh. Wujudnya juga sangat beraneka ragam mulai dari hasil kebudayaan kuno seperti mumi dari mesir, karya artistik modern yang sangat terkenal hingga pemikiran-pemikiran seni kontemporer dunia.




Di bawah ini adalah foto instalasi favorit saya “Cloaca Poop Machine”. Jangan kaget ya kalo sudah masuk keruangan ini akan mencium bau yang tidak sedap. Ya, karena anda sedang berada di dalam perut anda sendiri. Ups!
Cloaca merupakan hasil karya Wim Devolye yang memasukkan mikroba hidup dari dalam sistem pencernaan manusia ke dalam sebuah seni instalasi. Mikroba ini di beri makan dua kali sehari dengan makanan yang sama seperti yang kita makan seperti kue, pizza, burger, dll. Setelah mengalami serangkaian proses semua makanan tersebut akan berubah bentuk menjadi feses.



Ohh ya, MONA tidak hanya melulu tentang museum. Disini juga terdapat kafe, restoran, bar, brewery, winery, bioskop juga hotel. Panorama sungai, pegunungan dan kebun anggur menjadi nilai plus dari MONA. Tempat ini juga bisa di sewa untuk beberapa event seperti pernikahan dan konser musik.





Setelah puas seharian berkeliling, kami kembali lagi ke Hobart. Sebagai orang awam saya sangat merasa senang mengunjungi tempat ini karena sangat di mudahkan untuk memahami karya seni dengan penyampaian yang sederhana.
Menurut saya MONA menawarkan pengalaman lain daripada yang lain. Kolaborasi seni dan teknologi audio visual yang sangat pintar. Tidak salah jika dinobatkan menjadi Australia’s Most Controversial Museum. Jadi, wajib masuk ke daftar tempat yang harus anda kunjungi ketika berada di Hobart.
Date: Wednesday, 8 June 2016
655 Main Road Berriedale
Hobart Tasmania 7011
Australia












